Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo kembali menggelar program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Tahun ini, kegiatan difokuskan bagi karyawan industri hasil tembakau, dengan peserta berasal dari CV Kebon Kidul Kretek dan CV Gudang Jaya Rasa, Desa Mangunrejo, Kecamatan Kalikajar.
Pelatihan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo, Drs. One Andang Wardoyo, M.Si yang hadir langsung di lokasi kedua perusahaan tersebut. Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada pimpinan perusahaan yang dinilai telah berperan besar mendukung pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan lapangan kerja. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Wonosobo, saya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan CV Kebon Kidul Kretek dan CV Gudang Jaya Rasa atas kiprahnya dalam mendukung tugas pemerintah, yakni menciptakan kesempatan kerja bagi warga Wonosobo,” ujarnya.
Drs. One Andang Wardoyo, M.Si juga memberikan dorongan semangat kepada para peserta, yang mayoritas merupakan perempuan. Ia menekankan pentingnya menjaga etos kerja, meningkatkan keterampilan, serta memperhatikan standar mutu produksi. Menurutnya, kualitas produk merupakan kunci agar industri hasil tembakau di Wonosobo tetap mampu bersaing dan bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat.
Kegiatan yang berlangsung selama 7 hari ini diikuti 40 peserta. Selain Sekda, pelatihan turut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat sebagai Plt. Kepala Disnakerintrans, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA, Camat Kalikajar, serta perwakilan Bidang Perekonomian Bappeda.
Melalui kegiatan ini pemerintah daerah berharap peserta mampu meningkatkan keterampilan teknis, disiplin kerja, serta pemahaman terhadap regulasi cukai dan standar mutu. Lebih jauh, hasil pelatihan diharapkan memperkuat daya saing industri hasil tembakau di Kabupaten Wonosobo sekaligus memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.