Disnakerintrans Kab Wonosobo Melanjutkan Kegiatan Sosialisasi PEMAHAMAN MIGRASI AMAN SERTA MENINGKATKAN UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO)
Informasi Serta Merta
admin 18 Jun 2026
7

Disnakerintrans Kab Wonosobo Melanjutkan Kegiatan Sosialisasi PEMAHAMAN MIGRASI AMAN SERTA MENINGKATKAN UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO)

Wonosobo, 18 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo bersama dengan Polres Wonosobo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Wonsobo melanjutkan kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman dan Peningkatan upaya dalam Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) , hari ini di selenggarakan di Kecamatan Kejajar. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Intelkam Polres Wonosobo, Kejaksaan Negeri Wonosobo, serta Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya memahami prosedur migrasi yang aman dan legal. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus perdagangan orang dan penempatan pekerja migran nonprosedural, serta memahami langkah-langkah yang harus ditempuh apabila ingin bekerja ke luar negeri. Kolaborasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko eksploitasi serta mewujudkan migrasi yang aman, tertib, dan bermartabat. Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi migrasi aman dan pencegahan TPPO merupakan salah satu upaya Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo dalam memberikan perlindungan kepada calon pekerja migran Indonesia melalui peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bekerja secara prosedural dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Disnakerintrans kab wonosobo Gelar pembukaan kegiatan Pemberdayaan IKM Melalui pelatihan Teknis Produksi Pengolahan Kopi
Informasi Serta Merta
admin 11 Jun 2026
10

Disnakerintrans kab wonosobo Gelar pembukaan kegiatan Pemberdayaan IKM Melalui pelatihan Teknis Produksi Pengolahan Kopi

Wonosobo, 12 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo menggelar pembukaan kegiatan Pemberdayaan Industri Kecil dan Menengah (IKM) melalui Pelatihan Teknis Produksi Pengolahan Kopi di Desa Slukatan, Kecamatan Mojotengah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan pelaku IKM agar mampu menghasilkan produk kopi yang berkualitas, bernilai tambah, serta memiliki daya saing di pasar. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo, Bapak Fany Muqorrobin, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan pengolahan kopi merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan IKM berbasis potensi lokal. Beliau berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan keterampilan, memperluas wawasan usaha, serta menciptakan inovasi produk yang mampu bersaing di pasar. Turut memberikan arahan serta motivasi dalam kegiatan tersebut yaitu Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Bapak Nuryanto, S.A.B., agar para peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan. Sebagai informasi, kegiatan pemberdayaan IKM melalui Pelatihan Teknis Produksi Pengolahan Kopi ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam memperkuat sektor industri kecil dan menengah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, sehingga mampu menciptakan pelaku usaha yang mandiri, produktif, inovatif, dan berdaya saing.

UPTD Balai latihan kerja kab wonosobo Gelar tahap wawancara bagi calon peserta pelatihan vokasi nasional tahun 2026
Informasi Serta Merta
admin 11 Jun 2026
24

UPTD Balai latihan kerja kab wonosobo Gelar tahap wawancara bagi calon peserta pelatihan vokasi nasional tahun 2026

Wonosobo, 11 Juni 2026 – UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Wonosobo menggelar tahap wawancara bagi calon peserta Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 di Rumah Kemasan Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses seleksi untuk menjaring peserta yang memiliki motivasi, komitmen, dan kesiapan dalam mengikuti pelatihan keterampilan sesuai dengan kejuruan yang dipilih. Sebanyak 219 pendaftar mengikuti tahapan wawancara yang terbagi dalam tiga sesi, yakni pukul 08.00–10.00 WIB, 10.30–12.30 WIB, dan 13.00–15.00 WIB. Para calon peserta berasal dari lima kejuruan pelatihan, yaitu Operator Garmen sebanyak 34 orang, Office Advance 48 orang, Las 41 orang, Peracikan Minuman Kopi 48 orang, serta Roti sebanyak 48 orang. Melalui proses wawancara ini, UPTD BLK Kabupaten Wonosobo berharap dapat memperoleh peserta terbaik yang tidak hanya memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga memiliki semangat untuk mengembangkan kompetensi dan keterampilan kerja. Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang terampil, kompeten, dan siap bersaing di dunia kerja maupun berwirausaha secara mandiri. Sebagai informasi, Pelatihan Vokasi Nasional merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas kesempatan kerja melalui penyelenggaraan pelatihan berbasis kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Sosialisasi PEMAHAMAN MIGRASI AMAN SERTA MENINGKATKAN UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO)
Informasi Serta Merta
admin 11 Jun 2026
4

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Sosialisasi PEMAHAMAN MIGRASI AMAN SERTA MENINGKATKAN UPAYA PENCEGAHAN TINDAK PIDANA PERDAGANGAN ORANG (TPPO)

Wonosobo, 11 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo bersama dengan Polres Wonosobo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Wonsobo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Migrasi Aman dan Peningkatan upaya dalam Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kecamatan Sukoharjo. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Reskrim Polres Wonosobo, Kejaksaan Negeri Wonosobo, serta Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya memahami prosedur migrasi yang aman dan legal. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin waspada terhadap berbagai modus perdagangan orang dan penempatan pekerja migran nonprosedural, serta memahami langkah-langkah yang harus ditempuh apabila ingin bekerja ke luar negeri. Kolaborasi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko eksploitasi serta mewujudkan migrasi yang aman, tertib, dan bermartabat. Sebagai informasi, kegiatan sosialisasi migrasi aman dan pencegahan TPPO merupakan salah satu upaya Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo dalam memberikan perlindungan kepada calon pekerja migran Indonesia melalui peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya bekerja secara prosedural dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Sosialisasi Program Pembinaan Lingkungan Sosial, serta Pembukaan Pelatihan Pengolahan Kopi dari DBHCHT TA. 2026
Informasi Serta Merta
admin 09 Jun 2026
3

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Sosialisasi Program Pembinaan Lingkungan Sosial, serta Pembukaan Pelatihan Pengolahan Kopi dari DBHCHT TA. 2026

Disnakerintrans Wonosobo Resmi Gelar Sosialisasi Program Pembinaan Lingkungan Sosial, serta Pembukaan Pelatihan Pengolahan Kopi DBHCHT TA. 2026 Wonosobo, 9 Juni 2026 – Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Transmigrasi (Disnakerintrans) Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Pembinaan Lingkungan Sosial sekaligus Pembukaan Pelatihan Pengolahan Kopi Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 yang bertempat di Kedai Kopi Gunung Windu, Desa Erorejo, Kecamatan Wadaslintang. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo, Bapak Fany Muqorrobin, S.T., M.T. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan pengolahan kopi merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Diharapkan para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kompetensi serta mengembangkan potensi usaha berbasis komoditas kopi lokal. Tak lupa juga sambutan dari Wakil Bupati Wonosobo, Bapak Amir Husein, yang memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta pelatihan. Beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Pelatihan Pengolahan Kopi DBHCHT Tahun Anggaran 2026 ini merupakan bagian dari Program Pembinaan Lingkungan Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kerja masyarakat. Selain memberikan pengetahuan dan keterampilan teknis dalam pengolahan kopi, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru yang memanfaatkan potensi kopi lokal Kabupaten Wonosobo.

DISNAKERINTRANS KAB WONOBOSO GELAR PUBLIC HEARING RAPERDA RPIK KAB WONOSOBO 2025 - 2045
Informasi Serta Merta
admin 21 May 2026
10

DISNAKERINTRANS KAB WONOBOSO GELAR PUBLIC HEARING RAPERDA RPIK KAB WONOSOBO 2025 - 2045

Public Hearing Raperda RPIK Kabupaten Wonosobo Tahun 2025–2045 hari ini menjadi langkah penting dalam menyusun arah pembangunan industri daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. Bersama pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, organisasi, dan berbagai unsur masyarakat, kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk menyampaikan masukan, gagasan, dan harapan demi kemajuan industri di Kabupaten Wonosobo. Karena pembangunan industri bukan hanya tentang pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang membuka peluang usaha, memperkuat poten

Informasi Berkala
admin 28 Apr 2026
3

CaLK 2025

.calk-container { background-color: #ffffff; border-radius: 16px; box-shadow: 0 8px 24px rgba(0, 0, 0, 0.08); padding: 40px 30px; max-width: 800px; margin: 40px auto; text-align: center; font-family: "Segoe UI", Tahoma, Geneva, Verdana, sans-serif; } .calk-container h2 { color: #003366; font-size: 26px; margin-bottom: 10px; } .calk-container p { color: #444; font-size: 17px; line-height: 1.6; margin-bottom: 30px; } .btn-gradient { display: inline-block; padding: 14px 32px; border-radius: 10px; background: linear-gradient(90deg, #1e3c72, #2a5298); color: #fff; font-weight: 600; font-size: 18px; text-decoration: none; transition: all 0.3s ease; box-shadow: 0 6px 18px rgba(30, 60, 114, 0.3); } .btn-gradient:hover { background: linear-gradient(90deg, #2a5298, #1e3c72); transform: translateY(-3px); box-shadow: 0 8px 20px rgba(30, 60, 114, 0.4); } @media (max-width: 600px) { .calk-container h2 { font-size: 22px; } .calk-container p { font-size: 16px; } .btn-gradient { width: 80%; font-size: 17px; } } Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Tahun 2025 Silakan klik tombol di bawah ini untuk melihat dan mengunduh dokumen Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) Tahun 2025. 📄 Unduh CALK 2025

Informasi Setiap Saat
admin 27 Apr 2026
18

KINERJA 2026

Laporan Kinerja PD 2025 Laporan Kinerja Tahun 2026 Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo dapat diunduh melalui pilihan triwulan berikut: Download Triwulan I 2026 Download Triwulan II 2026 Download Triwulan III 2026 Download Triwulan IV 2026 /* ====== Area Umum ====== */ .dpa-section { display: flex; justify-content: center; align-items: center; padding: 60px 20px; background-color: #ffffff; font-family: "Poppins", sans-serif; } /* ====== Kartu ====== */ .dpa-card { max-width: 700px; background: #f9fafc; border-radius: 14px; box-shadow: 0 8px 25px rgba(0, 0, 0, 0.08); padding: 40px 50px; text-align: center; transition: all 0.3s ease; } .dpa-card:hover { transform: translateY(-5px); box-shadow: 0 12px 35px rgba(0, 0, 0, 0.12); } /* ====== Judul & Teks ====== */ .dpa-content h3 { font-size: 22px; color: #1e3c72; font-weight: 700; margin-bottom: 15px; } .dpa-content p { color: #333; font-size: 15px; line-height: 1.6; margin-bottom: 25px; } /* ====== List Download ====== */ .download-list { display: flex; flex-direction: column; gap: 15px; } /* ====== Tombol Download ====== */ .btn-download { display: inline-block; padding: 10px 20px; background: linear-gradient(90deg, #1e3c72, #2a5298); color: #fff; border-radius: 8px; text-decoration: none; font-weight: 600; font-size: 15px; transition: all 0.3s ease; } .btn-download:hover { background: linear-gradient(90deg, #2a5298, #1e3c72); transform: translateY(-2px); box-shadow: 0 4px 12px rgba(30, 60, 114, 0.3); } /* ====== Responsif ====== */ @media (max-width: 600px) { .dpa-card { padding: 30px 25px; } .dpa-content h3 { font-size: 18px; } .dpa-content p { font-size: 14px; } .btn-download { font-size: 14px; padding: 8px 16px; } }

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Rapat Pembahasan Penyusunan raperda rpik kab wonosobo 2026 - 2046
Informasi Serta Merta
admin 24 Apr 2026
21

Disnakerintrans Kab Wonosobo Gelar Rapat Pembahasan Penyusunan raperda rpik kab wonosobo 2026 - 2046

Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Transmigrasi Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Pembangunan Industri Kabupaten (RPIK) Tahun 2026–2046 pada Jumat (24/4/2026) di Ruang Rapat Disnakerintrans. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian yang mewajibkan setiap daerah menyusun dokumen RPIK sebagai dasar pembangunan industri yang terarah dan berkelanjutan. Acara dibuka oleh Sekretaris Disnakerintrans Kabupaten Wonosobo, Firman Cahyadi, SP., M.Ec.Dev. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penyusunan RPIK sebagai landasan hukum sekaligus arah kebijakan dalam pengembangan sektor industri daerah. RPIK diharapkan menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan sektor industri yang terencana dan terintegrasi. Paparan pertama disampaikan oleh Dr. Ahmad Khoiri, S.Pd., M.Pd., dari UNSIQ Wonosobo. Ia menjelaskan secara komprehensif mengenai unsur-unsur penyusunan peraturan daerah mulai dari Bab I hingga bab akhir. Selain itu, ia juga menguraikan pentingnya kesamaan persepsi dalam penyusunan regulasi serta menegaskan urgensi pembentukan Perda RPIK sebagai pijakan pembangunan industri daerah. Selanjutnya, Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Nuryanto, S.A.B., memaparkan kondisi industri di Wonosobo. Ia menyampaikan bahwa sektor industri pengolahan berkontribusi terhadap PDRB serta dalam paparannya, juga dijelaskan bahwa penyusunan RPIK merupakan kewajiban daerah sesuai arahan Kementerian Perindustrian. RPIK menjadi salah satu indikator penting dalam pengembangan kawasan industri. Ia turut memaparkan konsep awal visi pembangunan industri Wonosobo, sasaran, strategi, rencana aksi per periode, hingga benang merah strategis sebagai arah kebijakan ke depan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penyerapan masukan dari berbagai OPD, di antaranya Bappeda, DPUPR, Dispaperkan, Disparbud, serta Bagian Hukum dan Bagian Perekonomian Setda. Diharapkan, kolaborasi lintas sektor ini mampu memperkuat substansi Raperda RPIK sehingga selaras dengan kebutuhan pembangunan industri yang terpadu